Di Powerphysio, kami memahami bahwa tidak ada dua pasien yang memiliki kondisi yang benar-benar sama. Meskipun gejalanya terlihat serupa, penyebab nyeri, tingkat keparahan cedera, riwayat kesehatan, aktivitas harian, hingga target pemulihan setiap individu dapat berbeda. Oleh karena itu, kami tidak menggunakan pendekatan terapi yang bersifat umum atau “satu program untuk semua pasien”.
Sebelum memulai terapi, setiap pasien akan menjalani assessment atau evaluasi fisioterapi secara menyeluruh yang meliputi:
- Wawancara mengenai keluhan utama dan riwayat cedera.
- Pemeriksaan postur tubuh dan pola gerak.
- Pengukuran lingkup gerak sendi (Range of Motion).
- Pemeriksaan kekuatan otot dan keseimbangan tubuh.
- Analisis aktivitas sehari-hari maupun aktivitas olahraga yang dilakukan pasien.
- Identifikasi faktor-faktor yang menjadi penyebab utama munculnya keluhan.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, fisioterapis akan menyusun program terapi yang dipersonalisasi, lengkap dengan target pemulihan, frekuensi terapi, metode penanganan, hingga latihan yang sesuai dengan kemampuan pasien. Pendekatan ini membantu proses rehabilitasi menjadi lebih efektif, aman, dan memberikan hasil yang optimal dalam jangka panjang.